Wataru Endo ke Liverpool, Jadi Minamino Jilid 2 atau Bersinar?

Drama berlarut-larut pencarian gelandang bertahan Liverpool membuat semua menanti-nanti. Siapakah suksesor pemain seperti Fabinho maupun Henderson? Kehilangan incaran Moises Caicedo dan Romeo Lavia yang digocek Chelsea, membuat The Reds pusing cari gantinya.

Akan tetapi tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba Liverpool bergerak cepat mengumumkan pemain Jepang bernama Wataru Endo dari Stuttgart. Pasti dong semua terkejut. Kemudian semua juga bertanya-tanya, siapa sih pemain Jepang yang satu ini?

Tuah Jorg Schmadtke

Sebelum jauh mengenal siapa sosok Endo, mari kita lihat apa yang melatarbelakangi transfer tersebut terlebih dahulu. Ya, Liverpool benar-benar panik setelah digocek Chelsea dalam kasus Caicedo dan Lavia. Apalagi tenggat waktu bursa transfer tinggal sedikit dan pasar nama-nama gelandang bertahan mulai surut.

Di sisi lain para fans dan publik Liverpool juga sudah kadung merasa kecewa atas kesepakatan yang tak pandai dari manajemen Liverpool dalam kasus Caicedo dan Lavia. Namun semua itu berubah ketika pemain baru kemudian datang.

Aktornya tentu Direktur Olahraga Liverpool, John Schmadtke. Mantan direktur olahraga yang malang melintang di Bundesliga ini berpengaruh atas transfer Wataru Endo. Musim ini paling tidak Schmadtke sudah beroperasi mendatangkan tiga muka baru lini tengah Liverpool yakni Mac Allister, Szoboszlai, dan kini Endo.

Menurut jurnalis Ben Jacobs dilansir Givemesport, transfer Endo dinilai sebagai operasi diam-diam dari John Schmadtde. Tak dipungkiri pengaruh datangnya pemain dari Bundesliga seperti Szoboszlai maupun Endo adalah darinya. Liverpool juga dianggap cerdas dalam melakukan bisnis transfer bersama Schmadtke sejauh ini. Tinggal bagaimana saja pembuktiannya musim ini.

Mengejutkan Banyak Pihak

Kedatangan Endo telah mengejutkan banyak pihak. Karena tak dipungkiri sebelumnya tak ada nama Endo di pemberitan transfer Liverpool. Tak hanya di Inggris, di negara Endo, Jepang, semua orang juga terkejut ketika nama Endo lah yang dipilih Liverpool sebagai gelandang β€œnomor 6” barunya.

Transfer ini juga memunculkan banyak tanda tanya publik Anfield. Mereka merasa gelisah dengan transfer mengejutkan dan serba tiba-tiba ini. Sama halnya ketika Liverpool tiba-tiba merekrut Arthur Melo sebagai pemain pinjaman dari Juventus. Ataupun seperti pemain Jepang sebelumnya, Takumi Minamino.

Terlebih Endo sudah tak muda lagi. Artinya ia bukanlah prospek jangka panjang Liverpool seperti Caicedo, Lavia, Mac Allister maupun Szoboszlai. Usia Endo sekarang sudah 30 tahun.

Siapa Wataru Endo Ini?

Namun buat Liverpool saat ini, usia mungkin bukan penghalang untuk mendatangkan pemain. Bagi Liverpool mencari kepemimpinan di lini tengah menjadi lebih penting saat ini. Pasalnya mereka kehilangan sosok senior seperti Milner, Henderson, maupun Fabinho.

Pasalnya, sosok Endo ini selain jago di lapangan juga jago dalam memotivasi rekan-rekannya. Bahasa Inggrisnya cakap dan ia sering dikenal sebagai motivator ulung di ruang ganti sejak berada di Stuttgart.

Perjalanan karir Endo ini di Jerman awalnya dipengaruhi oleh Steve Mislintat. Seorang pemandu bakat yang pernah bekerja dengan Klopp ketika di Dortmund. Endo dibawa ke Stuttgart pada tahun 2020 lalu oleh Mislintat dari klub Belgia, Sint Truidense.

β€œSebagai pemain dan pribadi, ia sangat berharga. Kemampuannya bermain di area tengah dan bek juga sama baiknya,” kata Mislintat mantan Dirtek Stuttgart.

Tiga musimnya bersama Stuttgart, Endo banyak membantu solidnya kedalaman lini bertahan skuadnya. Di musim pertamanya saja, ia bahkan sempat membawa Stuttgart finish di 10 besar.

Mantan pelatih Stuttgart, Pellegrino Matarazzo pun menyadari bahwa kepemimpinannya di lapangan diperlukan. Maka tak heran meski berasal dari Asia, pelatih itu sudah berani menaruh ban kapten kepada Endo sejak musim lalu.

Kelebihan Endo

Tapi apakah kelebihannya hanya dalam hal kepemimpinan saja? Faktanya Endo juga punya beberapa hal kelebihan lainnya. Menurut Fbref kelebihan Endo ini terletak pada Aerial Won dan Clearance. Baik dengan tekel bersihnya maupun intercept yang ia lakukan.

Nilai Clearance-nya 2,00 atau 93%. Sedangkan Aerials Won-nya 2,33 atau 95%. Berbeda dengan Fabinho yang lebih stylish, lambat, dan hanya condong dalam kelebihan build-up maupun passing. Kasarnya, Endo ini adalah tipe gelandang baru Liverpool yang bertipe tukang jagal.

Meski posturnya yang tak menjanjikan yakni hanya punya tinggi 1,78 meter, tapi ia dikenal sebagai β€œThe Duel King”. Seperti apa yang ia tunjukan di Piala Dunia 2022 lalu bersama timnas Jepang maupun ketika menyelamatkan Stuttgart dari degradasi musim lalu.

Yang unik menurut The Analyst, Clearance dan Aerials Won terbaiknya adalah melalui duel udara. Jumping header Endo ini sangat mumpuni meski posturnya pendek. Sebanyak 43 kali ia berhasil melakukannya di Bundesliga musim lalu. Nilai tersebut jadi peringkat pertama di Bundesliga.

Kekurangan Endo

Kalo soal kekurangan, selain kurang dari segi postur Endo juga kurang dari segi pengalamannya di Liga inggris. Takutnya nih, bakal jadi kayak Arthur maupun Minamino. Wataru Endo bagaimanapun sama seperti mereka yang belum punya pengalaman bermain di liga seketat Inggris. Endo pun belum sama sekali punya pengalaman bermain di tim besar. Ia juga belum pernah merasakan bermain di kompetisi Eropa macam Liga Champions maupun Europa League.

Ada juga keraguan di publik Anfield seperti, bagaimana bisa manajemen mendatangkan pemain yang musim lalu hanya berkutat di zona degradasi? Itupun di Liga sekelas Bundesliga. Ditambah lagi tidak banyak pemain Asia yang bisa sukses di Liga Inggris. Mungkin hanya ada Park Ji-sung maupun Son Heung-min.

Bagaimana Klopp Akan Menggunakannya?

Nah, lalu apakah semua asumsi kekurangan Endo itu mampu dipatahkan Klopp? Jawabannya adalah dengan formula Klopp yang sudah disiapkan. Pemain berharga 18 juta euro ini akan diplot menjadi pengganti Fabinho di posisi gelandang bertahan β€œnomor 6” dengan gaya berbeda.

Di format baru Klopp yang juga menaruh Trent Alexander-Arnold agak ke tengah, peran Endo akan lebih menonjol sebagai orang pertama yang menjaga kedalaman. Kehadirannya di posisi tersebut diperlukan Liverpool ketika transisi dari menyerang ke bertahan karena beberapa atributnya yang sesuai.

Endo yang juga mahir sebagai bek membuat Klopp juga tenang. Pasalnya Klopp juga bisa menginstruksikan Endo untuk cepat menutup celah bek Liverpool yang sering kocar-kacir ketika terkena serangan balik.

Jadi Arthur atau Minamino?

Melihat fenomena transfernya, memang masih banyak yang meragukan. Terkait dengan apakah ia akan jadi Minamino jilid 2?

Dulu pada saat Minamino datang, meski bagus performanya, namun harus mengantri di belakang bayang-bayang trio penyerang paten Liverpool saat itu, FirManSah yang tak tergantikan. Jadi otomatis menit bermain Minamino terganggu saat di Liverpool.

Nah sedangkan Endo dengan stok gelandang bertahan Liverpool yang tipis, mau tidak mau ia akan bermain tiap pekannya. Dengan begitu, kualitasnya akan lebih besar untuk bisa berkembang. Endo bukan tidak mungkin akan menjadi kepingan yang tepat untuk melengkapi Liverpool musim ini. Jadi tak usah khawatir dulu para fans Liverpool.

Sumber Referensi : theathletic, goal, planetfootball, givemesport, fbref, transfermarkt, theanalyst

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *