Mengembalikan Tradisi Striker Mematikan! Nicolas Jackson Bakal Buat Chelsea Mengerikan Lagi

Chelsea mengalahkan Fulham dengan skor 2-0 di laga pramusim mereka di Amerika Serikat. Gol pertama dicetak oleh Thiago Silva di menit ke-20. Empat menit sebelum babak pertama berakhir, Christopher Nkunku menggandakan keunggulan jadi 2-0. Skor itu bertahan sampai wasit meniup peluit panjang.

Kemenangan ini membuat Chelsea menjuarai liga persahabatan bertajuk Premier League Summer Series. Liga ini diisi oleh enam tim. Selain Chelsea ada Aston Villa, Newcastle, Brighton, Fulham, dan Brentford. The Blues finis di posisi puncak dengan torehan 7 poin dari 2 kemenangan dan sekali imbang. Ini jadi trofi pertama Pochettino bersama tim London.

Pasukan Mauricio Pochettino masih belum terkalahkan di laga pramusim mereka. Chelsea akan menghadapi Borussia Dortmund sebagai musuh terakhir di tur pra musim ini. Sejauh ini, tren positif masih menyelimuti Chelsea. Di bawah kepemimpinan Pochettino, the blues bisa saja benar-benar bangkit. Apa saja catatan yang bisa didapat dari pra musim Chelsea ini?

Chelsea Masih Membutuhkan Thiago Silva

Thiago Silva saat ini sudah berusia 38 tahun. Itu usia yang jelas tak muda lagi. Tapi di pertandingan ini ia masih bisa menunjukan kualitasnya sebagai pemain Chelsea. Pemain Brasil itu menunjukkan dominasinya di lini pertahanan.

Silva juga sangat mematikan ketika Chelsea mendapatkan bola mati. Dan itu dibuktikan dengan tandukkannya yang menciptakan gol pertama the blues. Kepemimpinannya juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Memulai laga dengan menjadi kapten, Chelsea bisa tampil kuat di babak pertama.

Bicara soal kapten, ini masalah yang masih harus diselesaikan Pochettino. Menyusul kepergian Cesar Azpilicueta, saat ini posisi kapten singa london masih kosong. Meskipun begitu, Pochettino memiliki beberapa pilihan.

Thiago Silva sudah sering berperan sebagai kapten sekunder di musim kemarin. Tapi Ben Chilwel dan Reece James juga sudah berperan sebagai kapten di beberapa pertandingan pra musim Chelsea musim ini.

Mungkin ada sedikit petunjuk ketika Silva dan James bersamaan mengangkat piala Premier League Summer Series ini. Kemungkinan besar dua pemain itulah yang Pochettino minati untuk jadi kapten Chelsea musim ini.

Meskipun begitu, Pochettino masih belum memberikan bocoran langsung. Ia tidak memberikan informasi banyak soal siapa yang akan jadi kapten tetapnya.

“Di babak pertama kaptennya Thiago Silva, di babak kedua James. Mereka kapten hari ini jadi mereka yang mengangkat piala. Tentu mereka ada peluang jadi kapten tetap Chelsea” Ucap Pochettino dikutip dari Daily Mail

Terlepas dari peran kapten yang masih belum pasti, Silva telah membuktikan diri kalau ia masih jadi pemain yang penting untuk klub. Terlebih ketika skuad Chelsea diisi oleh para pemain muda. Ia menawarkan pengalaman dan kepemimpinan di skuad Pochettino.

Duet Eksplosif Christopher Nkunku dan Nicolas Jackson

Perbincangan paling hangat dari pramusim Chelsea ini tentu saja para pemain barunya. Terutama Christopher Nkunku dan Nicolas Jackson. Keduanya didatangkan Chelsea musim panas ini sebagai ambisi Pochettino untuk mempertajam lini depan the blues.

Christopher Nkunku didatangkan dari RB Leipzig dengan harga 53 juta pounds bulan lalu. Dan sejauh ini dirinya telah menampilkan performa yang memuaskan. Nkunku memberikan banyak kualitas serangan di sisi kiri Chelsea.

Nkunku secara konstan berlari untuk mencari ruang di lini serang Chelsea. Itu didukung dengan kemampuan larinya yang cepat dan gerak kakinya yang lincah. berulang kali pergerakannya itu menjadi ancaman untuk lawan. Ditambah dengan kecerdikannya berdiri di tempat yang tepat dan ketenangannya di depan gawang.

Sementara itu, Nicolas Jackson juga menunjukkan performa yang menjanjikan. Ia memang masuk di babak kedua dan tidak sempat mencetak gol. Tapi pergerakannya yang cepat di belakang para bek fulham sangat merepotkan lawan. Bersama dengan Nkunku bisa terlihat masa depan lini serang Chelsea. Ini bisa jadi solusi dari tumpulnya para penyerang Chelsea musim kemarin.

Nicolas Jackson Bisa Jadi Striker Masa Depan Chelsea

Peran Nicholas Jackson lebih bisa kita lihat di laga sebelumnya, yaitu melawan Newcastle. Di laga itu Chelsea ditahan imbang oleh the magpies dengan skor 1-1. Jackson mencetak gol pembuka laga tersebut. Di situ kita bisa melihat bagaimana gambaran Jackson sebagai seorang striker.

Pertama adalah kemampuan berlarinya yang luar biasa. Ia bisa dengan mudah lolos dari kejaran bek lawan. Kemudian bagaimana ia begitu efektif di depan gawang. Begitu ia mendapatkan bola di dalam kotak penalti, ia langsung melepasnya.

Ini tidak terjadi pada striker-striker yang Chelsea miliki sebelumnya. Jackson tidak melakukan pergerakan yang tidak perlu. Ia tidak tergoda untuk berlari mengitari kiper, melakukan passing, atau membuat gerakan yang rumit. Ia tahu tugasnya adalah sebagai finisher dan mencetak gol.

“Dia menunjukkan kualitas dan bakatnya. Jackson sangat bagus di depan gawang dan sangat santai menciptakan peluang. Saya sangat senang karena penyerang perlu mencetak gol untuk membangun kepercayaan diri tim.” Ucap Pochettino dikutip dari the athletic.

Ia juga sudah menunjukkan kemampuannya ini di pertandingan sebelumnya lawan Brighton. Jackson bermain di babak kedua dan mencetak gol di menit ke-76. Gol yang ia ciptakan itu serupa dengan golnya ke gawang Newcastle. Tidak ada pergerakan yang tak perlu, ia hanya fokus menggetarkan jaring dengan tendangannya.

Mungkin ini memang yang membuat Pochettino menginginkannya. Catatan terakhir Jackson di Villareal juga mendukung fakta ini. 9 gol dari 8 penampilan terakhirnya bersama Villarreal musim kemarin tercipta hanya dari 12 shot on target.

Jackson Adalah Jawaban Masalah Ujung Tombak Chelsea?

Mungkin para penggemar Chelsea dan Premier League lainnya sudah paham. Beberapa tahun kebelakang, Chelsea sangat kesulitan untuk menemukan ujung tombak yang tajam. Tentu, dalam sejarahnya the blues punya para striker haus gol. Didier Drogba, Nicolas Anelka, sampai Diego Costa contohnya. Tapi setelah Diego Costa, tidak ada lagi striker yang sepadan dengan para penyerang yang disebutkan tadi.

The Blues sempat ingin mengatasi masalah ini dengan memulangkan Romelu Lukaku. Tapi entah mengapa, Lukaku selalu saja tampil jelek di Premier League. Padahal ia bisa membuktikan diri sebagai striker tajam di Inter Milan.

Chelsea pun melepas Lukaku dan mencoba striker lain. Chelsea juga telah mendatangkan Timo Werner yang saat itu sedang naik daun. Tapi sekali lagi, tidak ada peran signifikan yang diberikan pemain Jerman itu. The blues sampai harus memainkan Kai Havertz sebagai penyerang nomor 9.

Chelsea memang punya beberapa penyerang menjanjikan. Seperti Giroud dan Tammy Abraham. Tapi mereka tidak bertahan lama di klub. Juga tidak memberikan dampak yang begitu banyak untuk kesuksesan jangka panjang Chelsea.

Ini menuntun kita pada pertanyaan pamungkas. Apakah Nicholas Jackson adalah jawabannya? Apakah ia bakal jadi penyerang nomor 9 legendaris di Chelsea? Sejujurnya masih terlalu dini untuk menentukan. Jackson masih harus memberikan lebih banyak pembuktian. Tapi melihat apa yang ia tampilkan sejauh ini, masih ada harapan.

Asa Chelsea Bersama Pochettino

Kemenangan Chelsea lawan Fulham ini membuat Chelsea menjuarai Premier League Summer Series. Itu adalah gelar pertama Pochettino bersama Chelsea. Iya, itu memang gelar kaleng-kaleng. Tapi dibalik trofi kalengan itu, Chelsea menunjukkan perubahan yang positif.

Pramusim Chelsea sejauh ini adalah pramusim yang baik. Setidaknya jauh lebih baik dari pramusim tahun kemarin. Di musim ini Chelsea telah menunjukkan permainan yang baik, pembelian anyar yang menjanjikan, dan dapat hasil memuaskan.

Pochettino jelas berikan peningkatan yang signifikan untuk Chelsea. Apakah mereka akan jadi penantang juara Premier League musim ini? Jangan ngelawak dulu. Tim big six lainnya juga menunjukkan peningkatan di pra musim ini. Nikmati saja prosesnya. Yang penting harus bisa konsisten dan jauh lebih baik dari musim kemarin.

Sumber referensi: Mole, Goal, Goal 2, FootballLondon, Daily, Sky, Athletic

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *